8 Februari 2013

Forever Love


Kate…..
”Kate, mau berburu bareng gag??”Tanya  memanggilku dari ruang depan “Gag ah Tan, aku dirumah aja”ujarku sambil terus melanjutkan membaca beberapa Novel yang aku beli kemaren di Phoenix “yaa sudah aku berburuu duluu ya sama Irina”ujar Tanya lagi “yaaa”sahutku. Hai Namaku Katrina, tapi lebih suka dipanggil Kate. Aku adalah seorang Vampire yaaa..Aku ditransformasi oleh Mom Sasha, selain aku mommy Sasha juga merubah Tanya dan Irina. Eiitts walaupun kami vampire tapi kami sudah tidak berburu manusia lagi,hanya berburu beberapa hewan disekitaran kami. “aarrgghh sepertinya aku salah membeli novel, kenapa percintaan manusia ini selalu indah dan romantissssss”gerutuku. Kuhempaskan buku itu ke sofa, aku jadi teringat saat kami bertiga mengencani laki laki (manusia) setelah bosan kami jadikan mereka korban. Dan yang paling bikin miris ketika melihat kerabat kami Edward Cullen menikahi Bella swan gadis manusia. Percintaan mereka pun bukan tanpa berliku tapi akhirnya mereka menikah, itu membuat Tanya galau begitupun aku dan Irina yang baru saja kehilangan Laurent. Oiya kami juga kedatangan sahabat tapi sudah kami anggap seperti saudara Carmen dan pasangannya Eleazar, mereka berdua juga membuat kami semakin galau hahaha.
“Tanya,Carmen…Irina irinaa gag adaa”teriakku “Ada apa sih Kate, Heboh banget teriaknya??”ujar Eleazar “Irinaa gag ada dimanapun Ele..gag biasanyaa dia pergi kayak ginii”akuuu mulai mondar mandir diruang tengah. Kupandangi wajah mereka satu satu Tanya, Carmen dan Eleazar. Sama sepertiku wajah mereka bingung “Kemaren kalo gag salah Irina bilang dia mau mengunjungi kediaman Cullen, aku akan mencoba menghubungi mereka” ujar Tanya. Beberapa menit kemudian “Ternyata benar Irina kerumah Cullen, mereka melihatnya dipegunungan. Tapi langsung pergi entah kenapa?? Aku khawatir..”Raut wajah Tanya seketika berubah sedih “ohh noooo”teriakku.
Seminggu kemudian masih tak ada kabar dari Irina, dan pagi ini “Kate Carmen, Ell…ayoo keluarrr”teriak Tanya “ada apaan si Tan, Irina pulang yaa??”ujarku “Noo..lihat itu”ujar Tanya sambil menunjuk keluar.  Mobil Edward berhenti dihalaman, kami bertanya-tanya tidak biasanya dia membawa istri dan teman werewolfnya saat mengunjungi kami. “Edward apakah semuanya baik baik saja??kenapa gag ngasi tau kami kalo kamu mau kesini ”ujar Carmen,”apakah ini tentang irina??Apakah ada kabar tentangnya yang ingin kamu sampaikan??”tanyaku, Edward melangkah mendekati kami “hemm mungkin saja”jawabnya kulihat kegundahan dan kegelisahan di mata Edward, “Kenapa istrimu menunggu di mobil??tanya Eleazar “ Dan kenapa kamu membawa serigala kesini??aku bisa mencium baunya dari sini..”Lanjutku “Keluargaku dalam bahaya. Aku butuh bantuan kalian”jawab Edward “Apa yang terjadi??”tanya Carmen “Ini sulit untuk dijelaskan,tapi aku butuh kalian membuka pikiran??maukah kalian??”ujar Edward “tentu saja” jawab Tanya. Tak berapa lama aku melihat Bella, Jacob dan seorang anak kecil keluar dari mobil Edward “apaaa apaan inii”ujarku dalam hati “Volturi akan datang kesinii”teriakku panik “kamu harus membawanya pergii dari sini sekarang Edward”Carmen terlihat emosi dan ketakutan “dia tidak seperti yang terlihat “jawab Edward “ini adalah tindakan melanggar hukum” Tanya berlari dan coba memukul Edward, tapi dia terlempar melihat itu emosiku naik aku menyerang Edward dengan serangan listrik yang berasal dari tubuhku, tiba tiba Bella datang dan menghempaskanku. Aku bingung kenapa listrikku tak berasa ditubuhnya “mundur”teriak Bella “Dia memiliki darah di nadinya, dapatkah kamu merasakan hangat tubuhnya??”tanya Edward “aku bisa merasakannya”ujar Carmen “aku adalah ayah kandungnya, dan Bella ibunya”ujar Edward lagi “mustahil”ujarku masih tak percaya “aku tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya”ujar Eleazar “dia akan menunjukkannya padamu??”ujar Edward dan semuanya berlalu begitu cepat kami semua akhirnya pergi kerumah Cullen untuk memberikan kesaksian pada Volturi. Dan disinilah Cinta pada pandangan pertama itu dimulai.
Garret
Namaku Garrett  gag ada nama depan maupun nama belakang, kalo ada yang nanya aku lahir  ditanggal berapa, sejak aku ditranformasi menjadi vampire aku lupa lahir ditanggal berapa hahahaha tapi yang aku ingat aku lahir di tahun 1700an. Aku amat sangat mencintai negaraku, maka pada saat terjadi perang revolusi Amerika aku membantu tentara Amerika menghabisi musuh – musuh kami ,yaa aku adalah patriot pemarah yang akan selalu membela tanah airku tercinta USA. Selama 275 tahun ini akuu terus berkelana berpindah pindah distrik mencari vampire yang telah kurang ajar mengubahku menjadi vampire.
Malam ini dahagaku amat sangat haus darah, aku pun menyusuri sepanjang jalan ini mencari buruan yang tepat . Dan aku melihatnya seorang remaja inggris menganut aliran sedikit punk sedang menyanyikan lagu berlogat inggris yang sangat kubenci, seketika aku mencengkeram lehernya dan membenturkan badan yang sedikit berontak itu kedinding “ Tutup Mulutmu!!Aku benci Invasi pertama Inggris, tapii yang paling kubenci adalah invansi keduanya..”Kukeluarkan taringku dan siap menancapkannya dileher pemuda yang terus berteriak minta tolong entah pada siapa tapi “ Sekalipun itu The Beatles??yang benar saja Garrett??”ujar seseorang dibelakangku, saat aku menoleh ternyata Emmett dan Rosalie “kebiasaan lama Susah untuk dihilangkan”ujarku sambil menghempaskan pria muda itu “Carlisle membutuhkanmu”ujar Rosalie “kelihatannya menarik”kataku sambil tersenyum “Tolonggg!!’teriaknya sambil mencoba kabur “tapi sebelum itu aku harus menyelesaikan Makan malamku”akupun bergegas mendekati buruanku “tolongg tolongg tolong aku”teriaknya,dalam keadaan terus meronta aku tancapkan taringku dilehernya dan kuhisap darahnya hingga tetes terakhir ( kayak iklan susu aja).
Dan disinilah aku sekarang dirumah keluarga Cullen bersama vampire lain bertemu sicantik Nessie, tapi kebiasaanku yang nomaden dan selalu sendiri mengakibatkanku jarang bergabung dengan yang lain. Hanya saja aku tak mengerti mengapa hatiku selalu bergetar ketika bertemu dengan wanita ini, ada hasrat untuk melindunginya menyayanginya dengan segenap keabadian yang kumiliki. Yang membuatku takjub adalah bagaimana dia dan Clannya bisa bertahan hidup hanya dengan berburu binatang gaya hidup yang dianut keluarga cullen apakah ini yang membuat mereka seperti keluarga??aahh senyum itu begitu menggetarkan hidupku. Tapi sudahlah gag mungkin dia merasakan hal yang sama sepertiku.
          Kate
Tuhaaannnn mataaa ituu..mata ituu sungguh indahh izinkan aku memilikinya izinkan aku bersamanya selamanya. Andai aku masih menjadi manusia mungkin hati ini akan terus berdegup tak karuan ketika memandanginya. Ini tidak seperti biasanya ketika aku bertemu dengan pasangan-pasangan manusiaku sebelumnya. Tuhan mungkinkah aku telah memilih hatinya untuk hatiku?? Aku harus bertanya pada Carmen harus. Akupun melesat mencari Carmen “Carmen..kamu sibuk gag??”tanyaku saat melihat Carmen duduk ditaman belakang kediaman keluarga cullen “Enggak..kenapa Kate??”ujar Carmen tanpa menoleh kearahku “boleh aku duduk disini??”aku bertanya lagi “Of course dear..sinii sinii”jawabnya sambil menatap mataku. Aku bergegas duduk disampingnya “ada apa Kate??”tanyanya khawatir “ummhh..umhhh”aku raguu untuk bertanya,sejujurnya bukan ragu tapi malu “ada apa Katee??”tanya Carmen lagi kali ini seperti menahan senyum, sepertinya dia tau apa yang akan kutanyakan “Ummh akuu..aaahhhh aku maluu”ujarku sambil menutup muka “Kamu lagii jatuh cintaa yaaa??ayooo sama siapaaa??human or??”pertanyaan Carmen semakin membuatku malu “yess im falling in love Car,but im not sure..”ujarku “hahahahhaha kamu lucu..”Carmen mencubit pipiku gemas “Car..waktu kamu ketemu Ele rasanya gimana sih??”tanyaku “Waktu itu aku ketemu dia saat aku main kevoltera mengunjungi beberapa teman. Pertama kali melihat matanya itu ada sesuatu yang lain disini”ujar Carmen sambil menyentuh di bagian dadaku”sesuatu seperti bergerak disini..”dia menyentuh perutku “dan sesuatu yang selalu menarik sudut bibirmu”kali ini dia menarik sudut bibirnya yang membuatnya tersenyum “kamu akan selalu merasa kurang cantik dihadapannya, dan kamu akan merasakan emosi amarah ketika kamu melihatnya bercengkrama dengan vampire wanita yang lain..Pokoknya jatuh cinta itu perasaan yang Amazing..apalagi Ele, dia mengajariku segala hal yang indah seindah kami bertemu kalian”Carmen memelukku erat “Jadi mungkinkah yang aku rasakan ini Cinta Car??”tanyaku dalam peluknya”tanya hatimu ikuti apa yang diucapkan hatimu”jawab Carmen “Ayooo kalian lagi ngomongin aku yaaaaa”ujar Ele “iihh geer banget sih El”ujar Carmen sambil menyentuh lembut Ele. Sekali lagi aku meyakinkan hatiku bahwa dia Vampire yang tampan, aku hanya ingin sekedar mengenalnya lebih jauh. Diaa yaa diaaa yang penampilannya selalu urakan . But I Love it ,yaa Garrett.. I think  I’m fallin’ in love with him.
Pagi ini kami berkumpul dihalaman keluarga Cullen, aku, Zafrina, Eleazar, Bella, Edward , Carlisle dan diaa yaa dia ada disini bersama kamii..aku mulai gelisah, hatiku mulai bergejolak tak karuan. Zafrina mulai memperlihatkan kemampuannya membuat ilusi untuk Edward “ genggamlah tanganku dank au akan melihat ini semua nyata”ujar Edward ke Bella “aku tidak dapat melihat yang kau lihat Ed”mereka saling menautkan jari jemarinya “Mengapa kau tak memberitahukanku kalau istrimu punya bakat menjadi Perisai”Ujar Eleazar “aku tidak pernah melihat ini sebelumnya”ujar Edward lagi “kemampuan bertahan yang luar biasa”ujar Ele dengan kekaguman luar bias, aku penasaran denga sekuat tenaga aku mengaliri seluruh listrik ditubuhku untu menyetrumnya “Ahh yeahh..Perisainya terlihat bekerja dengan baik. Dia tak merasakan apa apa”ujarku dan diaa maju kehadapanku “atau kau yang terlalu melebihkan segalanya”ujarnya sambil tersenyum mempesona “Atau mungkin hanya bekerja pada yang lemah”Ujarku sambil mengarahkan tangan kananku kearahnya “Garrett, sebaiknya jangan”ujar Carlisle tapi lelaki yang satu ini ingin menyentuhku,sejujurnya aku ingin disentuh olehnya tapi tidak pada saat seperti Ini saat aliran listrik ditubuhku berkumpul di tanganku. Begitu tangan ini bersentuhan dia terlihat kesakitan,aku aku ingin menolongnya aku ingin menggapainya tapi “Kamu adalah wanita Luar biasa yang pernah kutemui”ujarnya dengan mata berbinar dan dan apakah aku tak salah melihat ada iya baru saja mengedipkan sebelah matanya kepadaku ouhh tidakk ingin rasanya aku berteriaakkkk Garrettt, I really really love you.
Garrett
          Hari ini masih seperti kemarin ketika pertama kali aku melihatnya dia begitu mempesona begitu selalu. Rambut pirang yang lurus itu begitu menggoda hatiku, ingin rasanya aku membisikkan semua kata cinta ini. Tapi yang terpenting aku ingin membuatnya nyaman disisiku, aku tak ingin dia berpikir aku mengambil kesempatan disini. Pagi ini aku berharap ada kemajuan dihubungan kami upss bukann bukan kemajuanku memberanikan diri dan lagi lagi Edward mengetahui apa yang aku pikirkan “Haii Garr,tertarik dengan kate huh??”tanyanya “hahahahah haruskah aku menjawabnya Ed??”aku balik bertanya”butuh bantuan??”tanyanya lagi “I think Nooo, I can handle it”ujarku. Bella menghampiri kami “heii apa yang sedang kalian bicarakan sepertinya serius”ujarnya “ada yang berharap bisa bersama seperti kita shayank”Edward mencium lembut kening Bella sambil mengerling padaku “hihihihi sudahlah Garrett tell her..show your Love”ujar Bella “yaa yaa I know and I will do”ujarku mantab. Memastikan perisai Bella bekerja membuat beberapa dari kami berkumpul dihalaman. Aku harus membuatnya melihat kearahku, ku beranikan diri untuk mencoba aliran listrik yang ada ditubuhnya. Dimatanya aku melihat kecemasan saat melihatku mengajukan diri menjadi relawan dan aku yakin dia mencintaiku juga. Sejak siang itu semua berubah, hubungan kami mengalami kemajuan bukan hanya sekedar mengobrol bersama dengan yang lain, aku memberanikan diri mengajaknya keluar malam ini dan dia setuju dengan syarat dinnerku hari ini berganti menjadi Vegetarian dan aku menyetujuinya. Karena akupun ingin tau seperti apa rasanya menjadi vampire Vegetarian. Selesai berburu kami berlari bersama hingga tiba di lapangan luas, tiba tiba dia berlari meraih semua salju yang turun sedikit demi sedikit lalu dia kembali kearahku dan menyodorkan salju itu “merry Christmast”ujarnya sambil tersenyum, saking terpesona dengan senyuman itu aku hanya bisa menatapnya “ heii garrett, merry christmast”ujarnya lagi “uupps maaf kan aku..aku lupa ini malam natal..merry chrismast too”ujarku tergagap karena ketahuan menatapnya “Lets make a wish, semoga keajaiban Natal ada untuk kita semua”ujarku lagi kami menutup mata dan sibuk dengan doa masing masing samapai “Garreettt kamuu tidurr yaaaaa, ayoo bangunnnn”ujarnya sambil mengusapkan salju itu keseluruh muka ku, aku yang tersadar dari lamunanku seketika memeluknya. Lama kami bertatapan, aku tak menyia-nyiakan kesempatan ini aku mulai mencari cari dimatanya apakah dia mencintaiku juga seperti yang Edward bilang “hemmm Garr”ujarnya “yaa”kataku lembut ”awassssss Garrettt ada bola salju”teriakannya membuatku kaget dan seketika melepaskan tubuhnya aku melihat sekelilingku “ahahhahahahahahahahahahhaha”dia tertawa terbahak bahak “apaa apaa”ujarku dengan tampang bego “hahahhampmhh ekspresimu lucuuuu aku gag tahannnnn”dia berusaha menahan tawanya dengan segera aku melemparkan bola salju itu kearahnya “Aaaahhh Garrettt sialaaann terima pembalasankuuu”teriaknya dan mulailah perang salju antara kami. Perang salju berakhir kami terduduk saling memunggungi “Gaarr..kamu pernah merasakan cinta gag sebelumnya??”tiba tiba Kate menanyakan itu padaku “Semasa aku masih menjadi manusia, pernah sekali aku merasakan gejolak di hatiku ketika bertemu dia hanya sesaat karena aku harus mengikuti latihan militer disaat itu pikiranku sudah tak ada lagi dia,yang ada hanya bagaimana supaya amerika tercintaku ini menang melawan musuh. Sampai akhirnya beberapa waktu lalu aku merasakan hal yang lebih dari itu..Aku merasa aku mencintai sesorang itu, dia begitu tangguh, begitu kuat begitu mempesona.aku ingin menyentuh hatinya ingin memiliki semua yang ada didirinya tapi bukan nafsu. Aku hanya ingin memeluknya untuk melindunginya, melindungi hatinya yang rapuh di balik kekuatan dan ketegarannya”ujarku
         
          Kate
          Sakit rasanya ketika mendengar pengakuannya saat ini, bahwa dia sangat memuja wanita itu wanita tangguh katanya. Mungkin jika aku manusia saat ini ingin rasanya aku menangiss dan meneriakinya bahwa AKU MENCINTAI DIA DENGAN SEGENAP KEABADIANKU. Dan aku ingin dia yakin bahwa akulah yang terbaik buatnya “Kalo kamu gimana Kate??”tanyanya “aku aku pernah mencintai banyak pria yang kemudian menjadi korbanku. Dan selama aku menjadi manusia aku tak pernah merasakan apa itu jatuh cinta. Mungkin karena aku diciptakan Tuhan menjadi Guard dari para Bangsawan hingga mommy Sasha mengubahku. Tapi beberapa waktu lalu aku bertemu dengannya aku merasakan hal yang sama denganmu. Ada hal yang berbeda kali ini aku merasa aku ingin memberikannn seluruh keabadianku padanya. Seseorang yang entah dan dari mana dia berasal aku tak pernah tau dan tak ingin tau. Karena aku hanya ingin melihat masa depannya bersamaku bukan hidup dalam bayang bayang masa lalunya.”Ada getar dibibirku yang menghantar perih dihatiku. Hening, kami larut dalam pikiran masing masing hingga sang Fajar menyapa kami “ayoo kita kembali kerumah Cullen, aku khawatir Tanya dan Carmen mencarimu”dia mengulurkan kedua tangannya kearahku, tangan yang begitu kokoh yang dengan segala keyakinanku mampu menopang hidupku “yaaa ayooo..kita balapan lari”ujarku sambil berlari dan melepaskan tangannya yang sebenarnya tak ingin kulepaskan.

26 Desember 2006
          Kate
          “Gimana kencannya semalam Kate??”tanya Carmen dan Tanya  bersamaan “sebenarnya Indah tapi…”cerita semalam bergulir dari bibirku, hanya terdengar Ouuuh dan aah saja dari mereka kemudian mereka berdua “hahahahahahahhahahahahahah”tertawa terbahak bahak diakhir ceritaku, seperti orang bodoh aku membentak mereka “Apa yang kalian tertawakan Huhhh??senang kalian melihatku menderita seperti ini??” mereka mencoba menahan tawa itu “ dear”ujar Carmen sambil meraih tanganku ‘Listen to mee..kami bukan menertawakan ceritamu tapi kami tertawa melihat kalian layaknya ABG yang Kasmaran. Gag ada yang berani mengungkapkan sekalinya kencan malah saling menceritakan perasaan masing-masing tanpa ada yang peka satu sama lain..”ujarnya lembut “so Kate sekarang bukann jamannya harus laki laki yang berbicara, wanita juga punya hak untuk bicara dan kamu juga harus menerima konsekuensi yang ada begitu kamu melakukan sesuatu..katakan saja bagaimana perasaanmu padanya”Kata Tanya sambil mengelus rambutku “jadii menurut kalian apakah dia mencintaiku juga??”tanyaku polos”Kate kate sudah berapa lama sih kamu sering jalan sama cowok,masa kamu gag bisa liat reaksi mereka yang menyukaimu??”ujar Tanya lagi “baiklah aku akan mengajaknya berbicara dari hati nanti malam sebelum pertempuran”ujarku “ituu baruu Kate..”kamipun berpelukan kayak teletubies. Malam itu kami semua berkemah di bukit tempat nantinya pertemuan dengan volturi terjadi.” Garrett, bolehkah bicara denganmu sebentar??”tanyaku saat kami semua akan berangkat menuju Camp “tentu saja Kate”jawabnya “C’mon Garrett, we late” teriak Emmett sambil berlari bersama Rose, dia melambai “tapi sebaiknya ayo kita berangkat sebelum..”belum selesai dia berbicara aku mencium bibirnya dengan lembut, sepertinya dia kaget namun dia diam tak berusaha melepaskan ciumanku ini, 5 menit kami berciuman..bukann bukan maksudku 5 menit aku menciumnya dan aku juga yang mengakhiri ciuman paksa itu “eemhhh maaf maaff “ujarku sambil menghapus bekas lipstikku dibibirnya, dia hanya terdiam memandangiku mematung tanpa mengucapkan sepatah katapun “kalo begitu sampai bertemu di camp”ujarku sambil berlari. Aku terus berlari tanpa menoleh kebelakang, sebenarnya aku mengharapkan dia mengejarku dan memelukku dan mengatakan dia cinta padaku, tapi semuanya tak mungkin.
          Garrett
          Ciuman itu masih terasa manis dibibirku, bibir kasar seorang patriot America. Sepertinya Edward benar Kate mencintaiku juga. Aku ingin mengejarnya tapi aku malu. Aku ingin meneriakinya bahwa aku mencintainya, tapi apakah situasi ini cocok untuk membicarakan segalanya tentang hati. Aku tak boleh egois disaat Sahabatku dan keluarganya dalam keadaan genting aku harus melupakan masalah ini sesaat. Nanti saja saat pertempuran ini berakhir,tapi kalo akhirnya kami mati ahhh sudahlah aku harus optimis.
27 Desember 2006
Dilapangan yang sudah penuh dengan salju ini, kami semua berdiri Edward – Bella, Carmen – Eleazar, aku – Kate dan Tanya, dan semua sahabat kami yang lain. Sedangkan para werewolfs ada di belakang kami kecuali Jacob yang selalu berada disamping Nessie. Jujur kuakui aku iri melihat keluarga Cullen yang penuh dengan kasih sayang dihidup mereka, meskipun alice – jasper meninggalkan mereka entah mengapa aku percaya dia akan ada disini ditempat ini bersama kami nantinya.  Aku terus menatap kedepan dan entah kekuatan dari mana aku berbisik disamping Kate berharap dia mendengarnya “Jika kita bisa melewati ini semua dan tetap hidup, aku rela mengikuti kemana saja kakimu melangkah tanpa mengeluh,dear wanita” “Baru sekarang kamu memberitahukanku Huh??”tanyanya. Pembicaraan A lot pun terjadi antara Cullen’s dan para saksinya dengan Aro dan para Guardnya. Sampai aku melihat betapa wanita yang aku cintai begitu terpukul melihat saudarinya Irina harus dimusnahkan oleh volturi jika aku diberi kesempatan ingin rasanya aku memenggal kepala para pemimpin Volturi ini. Sungguh aku tak tega melihat malaikat tanpa sayapku begitu rapuh begitu tersakiti. Tapi tepat seperti dugaanku Alice datang dan ternyata mereka membawa penyelamat kami yaitu vampire hybrid lain yang bernama Nahuel dan istrinya sekaligus bibinya sendiri Huilen. Aku amat bahagia melihat kami semua selamat dan sampai detik ini aku tak mengerti raut wajah Aro saat menyentuh tangan Alice. Dia seperti ketakutan tak seperti aro yang biasanya. Semua tersenyum bahagia berpelukan dan aku merengkuh tubuh Kate lebih dekat denganku kali ini aku berinisiatif untuk menciumnya ciuman lembut bergairah penuh cinta dan dia membalasnya dengan penuh cinta tubuh kami serasa melayang. “I Love You Kate..”akupun mencium keningnya penuh takzim.
“Will you marry me??menerima aku sebagai bagian hidupmu. Aku akan menjadi kakimu ketika kamu merasa lelah melangkah. Aku akan menjadi segalanya bagimu ketika kamu mebutuhkan segalanya. Aku dan seluruh keabadianku menyerahkan diri kepadamu disini didepan altar ini malam ini. Dan langit malam ini, bintang, bulan, semesta ini serta Tuhan yang akan menjadi saksi Kesungguhanku”Akupun mengeluarkan cincin yang ku anyam sendiri dari tanaman liar malam ketika kami keluar pertama kalinya itu, 1 menit 2menit 3 menit hingga 10 menit belum ada jawaban juga dari bibirnya “mengapa kau diam kate..apakah aku terlalu lancang melakukan ini” tanyaku khawatir “tidakk Garrett tidakk aku hanya bingung mau menjawab apa..aku gag nyangka kamu bisa seperti ini ke aku, aku…”belum selesai dia berbicara aku memotong “ just say Yes or no Kate” “No aku gag mau keabadianmu”jawabnya “ouhh baiklah” ujarku lesu dan menunduk “heii..aku hanya butuh kamu selalu ada disampingku menggengam tanganku erat dan tak pernah melepaskannya Garrett.. I LOVE UUUU My Warrior”dia menarik wajahku menghadapnya seketika aku memasangkan cincin itu kemudian aku menciumnya keningnya tangannya dan aku memeluk “aku berjanji akan selalu bersamamu shayank..”

                                                *End*



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut