8 Februari 2013

Cinta Tak Bisa Bohong...




“Nessiee..wake up please??kamu gag ada kuliahh yaaa??”Mom membuka jendela kamarku, sinar matahari menyilaukan mataku “oohhh Mommmmm…silauuuuu”ujarku sambil menarik selimut hingga menutupi kepalaku “NESSSSS..bangunnnnnnn “Mommy menarik selimutku “ini uda jam 8 Nesss..kamu gag ada kuliah??”ujar mommyku lagi “baru juga jam 8 Mom..”sahutku dengan mata tetap terpejam “APA MOM jam 8…ouhh Noooo”seketika aku bangun dan melesat kekamar mandi “Mommy kenapa gag bangunin akuu dari tadii sih”gerutuku dari dalam kamar mandi “Mommy uda bangunin darii 1 jam yang lalu, tapii kamu gag bangun bangun, Jake juga dari tadi nunggu dibawah”ujar mommy lagi. Secepat kilat aku mempersiapkan segalanya. Ooh iyaaa kenalkan namaku Renesmee Carlie Cullen, pssstt ini rahasia yaaa umurku 6 tahun lebih 4 bulann tapii jangan kira aku anak kecil seperti yang kalian lihat. Dari segi penampilan aku tidak terlihat seperti anak kecil tapi layaknya wanita berusia 18 tahun..ahahaaa emang 18 tahun bisa disebut wanita yaa. “Morning Oma.. Morning Jake”kucium kedua pipi Oma Esme kemudian kukecup bibir Jake “Morning dear, kitaa telat??”Jake tersenyum begitu indahnya “yahhh. But Mr Weasley pasti memahami kok..toh hari ini hanya mengumpulkan tugas”ku ambil segelas darah singa yang sudah dihangatkan oleh mommyku , oh iyaa aku adalah salah satu vampire hybrid. Sebenarnya aku bisa saja makan makanan manusia, tapi itu ketika aku bersama teman teman manusiaku sedangkan saat bersama keluarga vampiredan Werewolfs ku aku bisa menjadi diri sendiri seorang vampire hybrid.”Baiklah tuan putri??, hari ini kita mau berangkat naik motor or mobil”tanya Jake “Naik motor aja gimana??mumpung gag ada daddy”ujarku sambil mengerlingkan mata pada Mommy”kamuu yaaaa..tar aunt laporinn aahhhh”ujar Aunt Alice “Auntt jahaatt nieeee..udah ah yuk berangkat Jake. Mom aku berangkat yaaa”ujarku sambil berlarii jake mengikuti dibelakang “ini helmnya Nona”Jake memakaikan helm cokelat kesayanganku “thank u sir..”aku langsung naik motor itu “Lets go Sir”teriakku sambil menunjuk kedepan. Sepanjang jalan aku memeluk tubuh hangat tunanganku ini. Aku paling suka naik motor dengannya selain aku bisa memeluknya lebih lama, aku juga bisa menghirup aroma tubuhnya yang khas berbeda dari werewolfs yang lain.Dia tunanganku yang paling tampan sedunia. Kalian pasti bingung anak seumurku punya tunangan, ini karena hukum imprintee Werewolfs, dimana seorang serigala akan menjadikanmu pusat segalanya dan kebahagiaanmu adalah prioritas dihidupnya. Kenyataan ini terkadang membuatku jenuh dengan hubungan kami, bagaimana tidak saking inginnya melihatku bahagia aku kencan dengan cowok lain aja dia gag marah.
        “Good Morning Sunshineee..”Alex memeluk dan mngecup pipiku “morning Al..”ujarku sambil menoleh ke Jake, yang ditoleh malah tersenyum manis, semanis darah rusaa. “kamu uda sarapan hun??”tanya Alex “sudaahh tadi dirumah, oiya Lex tugas Mr. Weasley dikumpulin dimana??”aku balik bertanya “di lockernya ayo kuantar..Hai Jake bukannya kamu ada kuliah lain”Alex tersenyum mengejek “ouhh iyaa aku lupaa, baiklah Ness sampe ketemu diparkiran..”ujar Jake sambil berlalu. ‘Tuhkan apa aku bilang dia itu terlaluu cuekkkkkk cueeeeeeekkk, pengen rasanya aku mencekik lehernya walaupun aku tau dia gag akan mati hanya karena aku mencekiknya’ gerutuku dalam hati, sementara itu “Neesssss,kamu ngelamun lagi yaaaa??ada masalah??”tanya Kim sahabatku “yaa seperti biasa Eemm, Jakee dia tetap tak ada perubahann”kesedihan dihatiku terasa dibibirku “yaa itu juga terjadi pada Jared, kamu taulah bagaimana werewolfs..Kadang jenuh sih cuman gimana yaa Ness aku terlalu mencintai Jared sih soo gag terlalu kepikiran jadinya”wajahnya ikut berubah sendu “haaaah sedih banget kita berduaaa”kami berduapun berpelukan.
        “Mom…”kulihat Mommyku lewat depan kamarku “yaaa..”Mommy mengintip dari balik pintu “aku mau curhat boleh??”sambil memberi isyarat ke Mommy cantikku ini agar berbaring disebelahku “Kenapa shayank???”tanya Mom “Jake Momm..akuu sebeell banget sama diaaaa..”ujarku sambil cemberut “pasti masalah yang samaaa yaaa”ujar Mom “iyaa Mom,diaa itu kenapa sih Mom gag ada rasa cemburu sama sekali, maraahh ataau ngajakin cowokk yang ngedeketin aku berantem kek..bukannya malah mengiyakan semua kemauanku dengan alasan kebahagiaanku adalah segalanya buat dia…aku khan sebeeelll Mommmmm…”aku menyandarkan kepalaku di dada Mommyku, mommy meraih tanganku dan meletakkannya dipipinya. Terkadang mommy lebih suka mendengarkan ceritaku melalui keahlianku men – transfer Vision ( atau segala sesuatu yang terjadi setiap hari dari penglihatanku ) “Ness..Mommy ngerti apa yang kamu rasakan sayank,hanya saja mommy juga bingung mau menjelaskan apalagi..”ujar Mom berat “yeahh..sudahlah Mom. Sekarang aku hanya mauu Mommy disini temenin aku tidur sampe besok pagi “kurasakan pelukan ibuku yang paling cantik ini semakin erat dan hangat walaupun bagi manusia biasakulit Mommy dan daddyku itu lebih dingin dari Es.
        Dan dari sinilah semua bermula pagi itu seperti biasa aku dianter Jake kekampus, dan seperti sebuah rutinitas Alex selalu menungguku dia melingkarkan tangannya kepinggangku aku mencoba menepisnya denagn lembut “emmmh Ness, ada yang harus kubicarakan denganmu??”tanya Jake sebelum pergi meninggalkanku dengan Alex “yess Jake”jawabku “heemmmm..gag gag jadii”ujarnya langsung berbalik aku melihat dimatanya walau hanya sekilas ada sesuatu yang ingin dia bicarakan “ouh iyaa Jake, nanti siang aku pulang dengan Alex..ada yang harus kami beli”ujarku lagi dan hanya senyum itu saja yang menjadi jawabannya. Siang itu di Café yang ada di Phoenix seperti biasa Alex mencoba merayuku, dia seperti diberi angin dengan sikapku selama ini. Sejujurnya aku tak mau melakukan ini tapi Jake yang membiarkan ini semua terjadi ketika bibirku akan menyentuh bibir Alex, “Nessieee??”ujar seseorang ketika aku menoleh “PLAK”sebuah tangan mendarat dipipiku “Aunt Leahh apa apaan sih??”ujarku emosi “Kamu yang apa apaan disini, ketika Jake sibuk ngurus semuanya sendiri kamu disini asyik asyikan dengan pemuda begundal”Ujar Aunt Leah galak “Hei you whats your problem Huh??”Alex merasa harga dirinya terusik “Sudahh Lexx..Apa maksud Aunt Leah???emangnya Jake mau kemana??kok dia gag bilang ke aku??”rentetan pertanyaan keluar dari bibirku “Ahaaaa ternyata kamu emang gag peka yaaa sama diaaa.. Dasarrr Ibu sama anak sama saja..Jake Jake kasian sekali kamu selalu jatuh cinta pada orang yang salah..heh”ujar Aunt Leah “Aunt maksudnya apa??apa hubungannya Mommyku dengan Jake??terus Jake mau kemana Aunt??”aku tarik tangan Aunt sebelum dia pergi “Tanyakan pada dirimu sendiri Gadiss Manjaaaa”ujarnya sambil menghempaskan tanganku dan berlalu pergi, aku bergegas keluar dan Alex menarik tanganku “heii heii Ness…Lokk at mee..kamu mau kemana??”tanya Alex “Lepasin Lex, aku mau nyari Jake aku mau minta penjelasan sama dia”jawabku “aku anter yaa..”ujar Alex “maaf Lex aku pengen sendiri ..Permisi”aku bergegas pergi dan mencari taksi. Didalam taksi menuju La push pikiranku berkecamuk ‘Apa yang dilakukan mommy pada Jake??kenapa aunt Leah bicara seperti itu??sebenarnya ada apaa ini Tuhaaaannnnn’tak terasa air mataku mengalir diantara kebingunganku “maaf nona, rumahnya sebelah mana yaa?”tanya bapak berseragam biru ini mengagetkanku “saya turun disini saja pak”ujarku sambil menyerahkan beberapa lembar dollar . Aku mencari Jake ditempat yang paling membahagiakannya tapi ternyata dia tak ada disana,  saat aku berpaling aku melihat daddy Billy dia tersenyum dan menghampiriku “haaiii cantikk..sudah lama kamu gag pernah kesini bersama Charlie..apa kabar dia dan Sue??”Ujar Billy sambil tersenyum memudarkan gurat tua diwajahnya “mereka baik baik saja Bill..ouh iya Jake ada??”tanyaku “dia ada dikamarnya sedang bersama paul dan Rachel.Langsung kedalam aja ya..”ketika aku akan beranjak pergi ‘Nessie…”panggil Billy “Yaaa..”jawabku “Please don’t hurt him..dia selama ini terlalu mencintaimu dengan segenap hatinya dia tak pernah bermaksud meninggalkanmu, dia hanya ingin kamu bahagia walau bukan bersamanya”Mata tua Billy berkaca kaca “I promise..”aku pun berlari kea rah kamar Jake ternyata Paul dan Rachel sudah tidak ada dikamar itu “Haii Ness…Mafkan aku tak memberi tahumu terlebih dahulu soal ini”ujarnya sambil menunjuk setumpuk pakaian yang ada diatas koper “kenapaa??kenapaa kamu gag bilang ke aku kamu mau kemana??kenapa semuanya begitu mendadak Jake??”ujarku sambil bersandar didinding kamarnya”sebegitu tidak pentingkah aku dihidupmu saat ini Jake??”tanyaku Lirih sambil menahan luapan airmata “bukann bukaaann seperti itu shayank, hanya saja aku melihatmu sudah bahagia bersama Alex. Aku melihatmu sudah tidak membutuhkan aku lagi dan disaat itulah tawaran beasiswa dari universitas Columbia datang”Jawabnya”hahahahha kamuu Lucuu…Kamu tau gag kenapa aku melakukan itu??tauu gag??mau tau alasannya??karena aku aku pengin kamu nunjukkin kalo aku ini milik kamu didepan semua orang.. aku mau kamu cemburu..aku mauuu kamu marah saat ada pria yang mendekatiku..tapii tapii apaaa??kamu hanya tersenyum tersenyum dan akhirnya pergi meninggalkanku..aku bersyukur pada Tuhan yang uda ngirim  Aunt Leah untuk menamparku dan mengatakan semuanya padaku..dan satu hal ada apa antara kau dan ibuku??”ujarku setengah emosi “akuu dan Bella itu hanyalah masa laluu..dan kamuu kamu masa depanku Ness”dia mencoba meraih dan menggenggam tanganku”sapa yang lagii yang tauu Jake??Aunt Alice??Omma??Daddy??”tanyaku yang hanya dijawab dengann diam “hahaahaahh…ternyaataaaa selama iniii aku seperti orang bodoh diantara kaliaaann???jadi hanya aku yang gag tau ada apa antara kau dan mommyku??okee kalo gitu Fineee..kamu bolehh pergiii pergi yang jauh dari kehidupankuuu..dan jangan pernah kembali lagiiii”aku berteriak teriak seperti orang bodoh, dia mencoba memelukku tapi aku tetap berontak “Lepasinnn Jakeee…biarin aku pergiiii..” 1 menit 2 menit hingga 10 menit ak masihh menangis menangis terluka dan Jake tetap memelukku “okkke Jake..sudah saatnya aku pergi, kamu gag mau khan daddyku kesini dan meremukkan tulangmu??”dan pelukan itu mengendor,dengan seketika aku berlari berlari di bawah air hujan berlarii tanpa menoleh lagi kebelakang. Aku berhenti disebuah taman dan menelpon Aunt Rose,darinya aku tau apa yang terjadi antara mom dan Jake.
        3 jam kemudian sesampainya dirumah aku berusaha sebisa mungkin untuk gag ketemu mommy,yang ada menghindar dari mommy ketemu Daddy “Nessieee..kamu dari mana ajaaa??kenapaaa basah kuyub giniii??”tanya Daddy “im fine Dad..aku capek mau masuk kamar dulu yaaa”sebenarnya Daddy pasti tau apa yang ada dipikiranku “ouh iyaa Dadd..biarkan dia pergi,jangan salahkan dia yaa”ujarku sambil mengecup pipi Daddy “hemmm sebenarnya gag adil..tapi kalo kamu maunya gitu okee daddy ikutin maumu..tapii jangan sampai menyesal dengan keputusanmu yaaa..”ucapan Daddy tadii masihh membekas dibenakku tapi mau gimana lagii ini sudah menjadi keputusan akhir buat kami,air mata mengalir dipipiku tak henti dalam tidurku pun airmata dan mimpi buruk ini menghantuiku.
        Tokk tokk tokkk “Ness..mau ikut hunting gag sama Mommy??”Mommy mengetuk pintuku, aku hanya terdiam tak ingin emosi menguasai pikiranku ‘Nakk buka pintunya..ceritain sama mommy ada apa shayank??”Mommy berusaha membujukku untuk membukakannya pintu “pasti ini tentang Jake khaaann??”tanya mommy masih dari luar,begitu mendengar nama Jake emosiku naik lagi “pergi momm..tinggalin aku sendirii”teriakku”tapii kenapa shayank??ada apaaa??please tell mee”ujar Mommy yang masih bertahan dibalik pintu “Okeee kalokamu gag keluar jugaaa..pintunya mommy dobrakk”kata mommyku setengah berteriak “okee Momm..Fineee…’akhirnya aku buka pintu dan emosikupun semakin memuncak “kamu kenapa shayank??kamu sakittt???tell me..”Mommy mencoba meraih tanganku, seketika itu juga kuhempaskan tangannya “gag perlu mom..mommy gag perlu tau apa yang terjadi sama aku..its not your Bussiness Mom”ujarku sambil memasukkan beberapa helai baju dan buku kekoperku “Mommy harus tau apa yang terjadi sama kamuu..Aku ini ibumu, ibu yang melahirkanmu..aku berhak tau apa yang terjadiMommyku mulai histeris dan mengeluarkan semua bajuku yang ada dikoper “Hentikan Mom..aku uda besarr..dan aku berhak untuk menentukan kemanapun aku mauu pergi..”emosiku mulai lagi “tapii kenapa Ness, kenapaa??Ada apa sebenarnyaaa??please tell me..”airmuka itu berubah menjadi sangat sedih “please Mom..suasana hatiku lagi gag enak..aku gag mauu marah sama mommy..Jangan cari aku Mom, aku aman bersama aunt Rose..”aku mencium kedua pipinya sambil berlalu pergi dan membawa koperku “Nessss…”mommy masih mencoba menahanku Oma Esme memeluknya”sudahh bell sudaahh..mungkin Nessie butuh waktu sendiri”ujarnya. Aku mengendarai mobilku dengan kecepatan penuh menuju rumah aunt Rosalie, was was juga kalo ketemu grandpa Charlie .
Rumah bergaya eropa klasik ini terlihat kokoh diantara pohon oaks tua aku menggeret koperku menaiki tangga tangga elegan terbuat dari marmer hitam. Pintu terbuka “masuk Ness, aunt diruang Tivi”ujar aunt Rose  “Auntttt Roseeeee……”aku berlari dan menangis dipelukan aunt Rose seperti anak kecil aunt Rose membelai Rambutku “Bella dan Jake itu sudah lama berakhir shayank..kamu adalah hidupnya sekarang”ujarnya “aku cumin gag suka kenapa dia mesti kayak gini Aunt??kenapa dia gag ngomong aja apa yang sebenarnya terjadi??kenapa Aunt kenapaaa”tangisku semakin keras syukurnya Om Emmett gag ada dirumah. Aku masuk kamar yang memang khusus untukku setiap kali aku menginap, aunt Rosalie menyayangiku sama seperti mommy menyayangiku jadii kalo ada apa apa aku pasti kerumahnya entah sekedar curhat atau menginap.”Ness.. boleh buka pintunya sebentarr”suara seorang Pria terdengan=r dibalik pintu kamarku “ness”pria itu mengetuk lagi pintu kamarku inii,’gag mungkin itu jake,gimana dia bisa tau aku ada disini’aku memilih bertahan dibalik selimut tanpa membukakannya pintu “baiklah kalo kamu gag mau buka pintu..aku mau pamit sekaligus minta maaf untuk semua salahku sama kamu..aku terlalu mencintai kamu, aku terlalu rapuh ngeliat kamu seperti ini karena aku..aku akan selamanya ada disamping kamu dan selalu memastikan kamu bahagia..kapanpun kamu butuh aku kamu bisa telepon aku. Sejujurnya aku tau aku gag bisa jauh sedetikpun dari kamu, tapi aku lebih gag bisa liat kamu terluka seperti ini karena aku..aku harap kamu bahagia yaa sama Alex..cinta ku untukmu akan ada selamanya..aku pamit jaga dirimu baik baik”ujarnya tangisku memecah keheningan ketika mendengar langkah kaki itu menjauh dan hilang, hatiku sakit.
Setahun kemudian pesta kelulusanku sekaligus menjadi pesta perpisahanku dengan Forks, karena Aunt Zafrina meminta bantuan padaku untuk mengurus lembaga kemanusiaan yang sedang dia bangun,berhubung dia masih meminum darah manusia jadi akulah yang bertugas untuk menjadi ketua yayasan.”kamu yakin shayank mau ke Afrika??”tanya Daddy padaku malam itu”yes Dad..Sure aku yakin banget sama keputusanku”ujarku sambil menonton Film kesanganku “Twilight Saga” “bukan gara gara kamu marah sama mommy khan??”tanya Mommy “Momm please aku uda maafin Mommy..khan aku yang salaahhh terlalu terbawa cemburuu”kukecup pipi mommyku yang ada disebelahku “kalo mommy kangen kamu gimana??”tanyanya lagi “khan bisa skype-an mom,mommy juga sepertinya butuh kesana deh sesekali”jawabku tanpa melepaskan pelukanku ketubuh seksi mommyku ini “yaaah tar oma gag ada yang nemenin berkebun dong??Model cantiknya omma juga gag ada dong”kata Oma sambil jari jemarinya mnjepretkan kamera kesegala penjuru ruangan “iihh Omaaa..khan ada Aunt Alice, Aunt Rose sama Mommy aku..pasti mereka mauu kok”daddy mencium kepalaku “Nooo Nooo BIG NOO..mereka bertiga ituu yaaa bisanya metikkin bunganya oma..alasannya biar ada yang seger seger diruangann..”ujar Omma sambil menghentikan Jepretannya “Yaelah mom,khan cuman sekali metiknya jugaa”sahut Aunt Alice yang mojok berdua sama om Jaz “iyaa sekali tapi tiap hari metiknya sama ajaa”ujar Oma. Aku tersenyum melihat tingkah polah keluargaku. Suasana rumah ini akan membuatku kangen setengah mati aku juga kangen lelaki serigalaku, sedang apa yaa dia disana??akuu kangen banget sama dia.
Keesokannya di bandara, kepergianku diantarkan senyuman bangga dari keluargaku dan Kim sahabatku, lega rasanya mereka bisa ikhlas melepaskanku. Perjalanan menuju tempat yang di beritahukan aunt Zafrina lumayan jauh dari bandara, walaupun begitu aku sangat bersemangat untuk berkerja saat ini juga tapi “Nessie nessie kamu itu kayak mommymu banget yaaa..inget waktu kita ketemu Om Aro..mommymu berlatih perisainya dari pagi sampe pagii lagii.. Sekarang kamu mau langsung kerja..hahhaha kita berburu dulu aja yukkk, lumayan ada beberapa singa liar yang menyegarkan disekitar sini”ujar aunt Zaf, yang langsung kuacungi 2 jempol.
Mengurus segala keperluan yayasan membuat hari hariku menyenangkan, bagaimana tidak setiap hari aku bertemu anak anak kecil dengan rambut keriting dan kulit hitam legam kekantorku ini. Tak lupa setiap jam dan ada kesempatan aku selalu menghubungi Mommy, Oma, Aunt Rose dan keluargaku yang lain tak jarang mereka yang meneleponku lebih dulu. Dan pagi ini Kim memberiku kejutan “Nessiiiiiiiiiiieeee..aku kangeeennnn banget sama kamuuu??kamu kapan baliknya sih??”belum sempat aku berkata Hallo kim sudah berteriak kegirangan “hahahhah heii Kim, keep calm.. I miss you too much dear..ahhahhaha aku betah disinii jadi males pulang niee”jawabku sama girangnya “pokoknya gag mau tau Natal ini kamu harus pulang..soalnya aku mau kamu jadi bridemaids akuuuu”ujarnya.”aaaaaa seriusann Kim???kapan Jared ngelamar kamuu??kok kamu gag cerita cerita sih??”aku terbayang wajah Kim yang pastii sumringahh kemana manaa”hahahaha tar aku ceritain, tapi kata Alice kamu bakalan pulang 3 hari lagi..Can’t Waitt”ucapannya mengagetkanku”maksudnya Kim??”tanyaku bingung “Ooopss sepertinya aku terlalu banyak bicara..pokoknya kamu harus cepett pulang yaaa..jaga diri baik baik disana kiss jauhhhhh buat kamuu..i miss you” “klik” ‘aaargggghhh ini anak selalu deehhh bikin gemes, belum ngomong uda dimatiin duluan..tapi aku penasaran apa sih maksudny aku bakalan pulang sebentar lagi…’belum selesai melamun aku dikagetkan oleh nada dering HPku sendiri, aku liat dilayarnya Aunt Zaf “Yaa Aunt..”ujarku membuka percakapan “hari ini kamu setengah hari aja yaa disana, Aunty sudah nelepon Nathalie, dia akan menggantikanmu untuk beberapa bulan ini”ujarnya “Maksudnya Aunty??”tanyaku “sudah gag usah banyar bertanya, jam 12 nanti Aunty Senna akan menjemputmu”jawab Aunty Zaf “baiklah Aunt..aku beres beres duluu”kebingungan melanda pagiku yang cerah “sampai ketemu dirumah shayank” “yes Aunt..”sumpah ini ada apa yaa, kok pagiku penuh dengan kejutan bikin aku bingung dan entah kenapa jantung berdetak lebih cepat dari biasanya ‘ada apa ini??apa yang akan terjadi’. Jam 12 lebih setengah jam,aku menunggu Aunty Senna yang akan menjemputku tapi tak seperti biasanya auntyku yang satu ini telat sambil menunggu Aunt aku mendengarkan music di HPku“kembalilaahh cintaaaaa..kembaliii padaakuuuu..kan kujaga cinta, selamanyaaa cintaaa..cintaku untuk kamu,takkan pernah matiiii,hanyalah untukmuu,cintaku padamu ooohh” Lagu ciptaanku yang berjudul “Kembali” lagu ini tercipata untuknya lelakiku yang ada disana beep beep sms masuk, kubuka ternyata Aunt Senna tak bisa menjemputku dia mengirim patner Aunt Zaf diyayasan kami. Natalie masuk ke ruanganku”Ness,jemputanmu dateng tuh..” “ahh yaaa..oiya orangnya seperti apa??”tanyku padanya”orangnya gondrong,rambutnya agak beruban, brewokan dan berjenggot..tapi kalo body masih oke banget kok Ness..10 jempol laahhh.. hihiihihi”Natalie mengacungkan 2 jempolnya “haiahhhhh kamuu ini, emang aku mau ngapain sama diaaa”ujarku sambil geleng geleng kepala. Kulihat Aston Martin V12 Vanquish yang persis seperti daddyku terparkir dihalaman. Kulihat Pria tua dibalik kemudi mobil itu selalu menatap kedepan tanpa menoleh kepadaku, aku mematung didepan didepan mobil “klek” pintu terbuka. Pak tua ini hanya diam tak banyak bicara, aku pun mengalihkan perhatianku ke jalanan yang penuh dengan anak anak kecil bermain bola tenang rasanya melihat senyum mereka. Sesampainya dirumah “terima kasih pak, anda mau masuk kerumah pak”ujarku menawarinya untuk mampir “No thanks..”suaranya berat membuatku lumayan kaget “ouhhh baiklah pak, terima kasih sekali lagi” ucapku terakhir kali sebelum menutup pintu mobilnya “yaa”dia pun berlalu ‘Pak tua yang Aneh’ aku melangkah memasuki rumah Aunty Zaf “Nes..nanti malem kamu temenin Mr Black dinner diluar yaaa..soalnya khan kamu tau sendiri Aunty gag bisa berpura pura jadi manusia seperti Daddy dan Mommymu”ujar Aunty Zaf lagi lagi membuatku kaget “siapa Tante??Mr. Black??”tanyaku lagi “yaa Mr Black yang dari Michigan yang barusan nganter kamu…dia mau ngomongin soal masa depan yayasan, jadi please bantu aunty yaa..”ujar aunty sambil mengatupkan tangannya supaya aku mau menerima tawaran Mr Black yang super dingin itu “tapiii Aunty…”belum selesai aku bicara “Ini Aunty kasi kamu gaun..ini pasti cocok buat kamu”Aunty Zaf menyerahkan kotak merah besar berpita emas ketika kubuka, gaun berwarna Biru sepertinya punya mommy waktu Prom Night sekolah duluu “Cantik Aunt..yaa uda dehh..aku mau istirahat dulu…terlalu banyak keanehan hari ini Aunt..”aku memberinya kecupan dipipi dan pelukan sebelah tangan setelah itu aku melesat kekamar.aku memikirkan semuanya hingga aku tertidur, dan didalam mimpiku kali ini Mr Black yang dingin dan tua itu mengajakku berdansa tapi anehnya kayak Cinderella tepat jam 12 malam beliau pergi dan meninggalkaan wignya..ternyata kakek tua itu pangeran ganteng walaupun hanya terlihat dari belakang saja aku memanggilnya, ketika ia akan menoleh “Nessss..nesss..bangun ini sudah jam setegah 7 malam, Mr Black sebentar lagiii menjemputmu.”Aunty senna membuatku terbangun “eehh iya iya tante..maaf aku ketiduran” “gag papa Ness,yang penting sekarang kamu bangun, gag usah mandi deh,cuci muka aja dandan sama pake parfum yang banyak yaa..takutnya Mr Black kelamaan nunggu..”aku pun menuruti saran aunty Senna, ngapain mandi kalo cuma mau ketemu Kakek kakek tua itu.
Satu jam kemudian kami sudah berada di satu satu ya restoran termewah dan punya View yang paling romantis di Afrika “ehemm..kamu Mau memesan apa Ms. Cullen??”tanya Mr. Black “sayaa..eemmmm “belum sempat menentukan “saya pesa tenderloin Steaknya 2 sama avocado volcano 2 yaa”Mr Black sudah memesan duluan. ketika Sang Penyanyi wanita itu (Oh iya disini ada Life Musiknya) memanggil Mr. Black untuk naik keatas panggung beliau pun memenuhi permintaan sang artis.
Saat masuk kesebuah intro lagu sepertinya aku mengenal nadanya dan liriknya tapi dimana yaaa?? Aku mematung untuk beberapa saat masuk ke reff”‘kuyakin engkau terlahir untukku..karena cinta kita menyatukan..segalanya diantara perbedaan..maukah kau menikahikuu hari ini esok dan selamanya??”aku mematung seperti ada aliran listrik bertegangan tinggi yang menyentuhku, membangkitkan alam sadarku airmata kerinduan ini tiba tiba mengalir tanpa henti, seperti aku yang tak pernah berhenti untuk selalu mencintainya.. aahhh kenapa aku tak sadar dari tadi, bahwa dia lelakiku, dia pelindungku..apa inii??kenapa dia tiba tiba ada disini. Aku bergegas untuk bangkit dari tempat dudukku tapi hatiku mengatakan tidak dan disinilah aku sekarang berdiri ditengah tengah pengunjung Restoran ini “Dan ini lagu saya untuk orang yang amat sangat saya cintai dengan sepenuh hati selama 8 tahun ini. Hanya karena ego, saya membuat Luka dihatinya, membuat dia menangis menbuat dia menderita..Dan disinilah saya sekarang ingin memeluknya kembali..merengkuhnya di pelukan saya.membuatnya kuat menghadapi semua ini. Karena yang saya tau dia tercipta dan terlahir untuk saya selamanya..Renesmee Carlie Cullen..”dia berjalan mendekatiku, membalikkan tubuhku sehingga berhadapan dengannya . Entah sudah ter setting sebelumnya atau belum alunan piano begitu mengalir indah, dan aku juga sepertinya tau yang memainkannya, tiba tiba lampu mati hanya lampu yang menyoroti kami berdua yang menyala “Neess..”Jake meraih tanganku “Maafkan aku yang telah meninggalkanmu sendiri..sejujurnya aku tersiksa jauh darimu..dihari keberangkatanmu waktu itu aku sudah berada di pesawat menuju Forks tapi sepertinya tuhan berkendak lain..aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi, menyakitimu lagi..aku berjanji akan mencubit pipi semua lelaki yang berani menggodamu..”aku tersenyum sambil menangis “dan maukah kau menerimaku kembali, bukan sebagai tunangan tapi sebagai Suamimu yang sah”dia mengeluarkan cincin dari saku jasnya, aku seperti mendengar suara Oma esme dan opa Charlie “jika kamu menjawab yaa gunakan cincin ini dijarimu jika tidak ambil kotaknya saja dan bunga ini..”Jake melamarku, dan aku yakin seluruh keluarga Cullen dan Swan ada disini aku dapat merasakan kehadiran mereka, setengah jam aku terdiam menikmati kegundahannya, kegelisahannya “Nesss??”tanya Jake “ouhh C’mon.. Aliceeee help meee”didalam kegelapan Aunty Alice berbisik “sorry Jake sepertinya kau tak beruntung”jawaban yang sama didapat Jake ketika bertanya kepada daddy yang asyik main piano ditemani Mommy. Bibirnya digigit dimanyunin di mainin itu tandanya dia sudah amat sangat gelisah dan akhirnya yang kuambil hanya Kotak dan buket bunga yang dia bawa “maaf Jake..”tak tega rasanya berkata seperti itu kepada si pembawa separuh hidupku “yess..no problem Ness..i know..im sorry”ujarnya lesu “Jakee..”panggilku “yaaa”jawabnya masih dengan nada yang sama  “sinii..” panggilku agar dia lebih mendekat “lihat keatas”ujarku. kemudian aku berbisik “tentu saja Jake, aku mau menikah denganmu..tapi aku gag mau masang cincinnya sendiri tar apa kata orang…”aku mengecup pipinya kulihat kebahagiann terpancar di wajahnya seketika dia memelukku mengangkat tubuhku dan menciumiku diseluruh wajahku, tepuk tangan dan tawa bahagia bergemuruh diseantero ruangan..kami berputar dan menari hingga pagi menjelang…



                -END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut