“Nessiee..wake
up please??kamu gag ada kuliahh yaaa??”Mom membuka jendela kamarku, sinar
matahari menyilaukan mataku “oohhh Mommmmm…silauuuuu”ujarku sambil menarik
selimut hingga menutupi kepalaku “NESSSSS..bangunnnnnnn “Mommy menarik
selimutku “ini uda jam 8 Nesss..kamu gag ada kuliah??”ujar mommyku lagi “baru
juga jam 8 Mom..”sahutku dengan mata tetap terpejam “APA MOM jam 8…ouhh
Noooo”seketika aku bangun dan melesat kekamar mandi “Mommy kenapa gag bangunin
akuu dari tadii sih”gerutuku dari dalam kamar mandi “Mommy uda bangunin darii 1
jam yang lalu, tapii kamu gag bangun bangun, Jake juga dari tadi nunggu
dibawah”ujar mommy lagi. Secepat kilat aku mempersiapkan segalanya. Ooh iyaaa
kenalkan namaku Renesmee Carlie Cullen, pssstt ini rahasia yaaa umurku 6 tahun
lebih 4 bulann tapii jangan kira aku anak kecil seperti yang kalian lihat. Dari
segi penampilan aku tidak terlihat seperti anak kecil tapi layaknya wanita
berusia 18 tahun..ahahaaa emang 18 tahun bisa disebut wanita yaa. “Morning Oma..
Morning Jake”kucium kedua pipi Oma Esme kemudian kukecup bibir Jake “Morning
dear, kitaa telat??”Jake tersenyum begitu indahnya “yahhh. But Mr Weasley pasti
memahami kok..toh hari ini hanya mengumpulkan tugas”ku ambil segelas darah singa
yang sudah dihangatkan oleh mommyku , oh iyaa aku adalah salah satu vampire
hybrid. Sebenarnya aku bisa saja makan makanan manusia, tapi itu ketika aku
bersama teman teman manusiaku sedangkan saat bersama keluarga vampiredan
Werewolfs ku aku bisa menjadi diri sendiri seorang vampire hybrid.”Baiklah tuan
putri??, hari ini kita mau berangkat naik motor or mobil”tanya Jake “Naik motor
aja gimana??mumpung gag ada daddy”ujarku sambil mengerlingkan mata pada
Mommy”kamuu yaaaa..tar aunt laporinn aahhhh”ujar Aunt Alice “Auntt jahaatt
nieeee..udah ah yuk berangkat Jake. Mom aku berangkat yaaa”ujarku sambil
berlarii jake mengikuti dibelakang “ini helmnya Nona”Jake memakaikan helm
cokelat kesayanganku “thank u sir..”aku langsung naik motor itu “Lets go
Sir”teriakku sambil menunjuk kedepan. Sepanjang jalan aku memeluk tubuh hangat
tunanganku ini. Aku paling suka naik motor dengannya selain aku bisa memeluknya
lebih lama, aku juga bisa menghirup aroma tubuhnya yang khas berbeda dari
werewolfs yang lain.Dia tunanganku yang paling tampan sedunia. Kalian pasti
bingung anak seumurku punya tunangan, ini karena hukum imprintee Werewolfs,
dimana seorang serigala akan menjadikanmu pusat segalanya dan kebahagiaanmu
adalah prioritas dihidupnya. Kenyataan ini terkadang membuatku jenuh dengan
hubungan kami, bagaimana tidak saking inginnya melihatku bahagia aku kencan
dengan cowok lain aja dia gag marah.
“Good
Morning Sunshineee..”Alex memeluk dan mngecup pipiku “morning Al..”ujarku
sambil menoleh ke Jake, yang ditoleh malah tersenyum manis, semanis darah
rusaa. “kamu uda sarapan hun??”tanya Alex “sudaahh tadi dirumah, oiya Lex tugas
Mr. Weasley dikumpulin dimana??”aku balik bertanya “di lockernya ayo
kuantar..Hai Jake bukannya kamu ada kuliah lain”Alex tersenyum mengejek “ouhh
iyaa aku lupaa, baiklah Ness sampe ketemu diparkiran..”ujar Jake sambil
berlalu. ‘Tuhkan apa aku bilang dia itu
terlaluu cuekkkkkk cueeeeeeekkk, pengen rasanya aku mencekik lehernya walaupun
aku tau dia gag akan mati hanya karena aku mencekiknya’ gerutuku dalam
hati, sementara itu “Neesssss,kamu ngelamun lagi yaaaa??ada masalah??”tanya Kim
sahabatku “yaa seperti biasa Eemm, Jakee dia tetap tak ada perubahann”kesedihan
dihatiku terasa dibibirku “yaa itu juga terjadi pada Jared, kamu taulah
bagaimana werewolfs..Kadang jenuh sih cuman gimana yaa Ness aku terlalu
mencintai Jared sih soo gag terlalu kepikiran jadinya”wajahnya ikut berubah
sendu “haaaah sedih banget kita berduaaa”kami berduapun berpelukan.
“Mom…”kulihat
Mommyku lewat depan kamarku “yaaa..”Mommy mengintip dari balik pintu “aku mau
curhat boleh??”sambil memberi isyarat ke Mommy cantikku ini agar berbaring
disebelahku “Kenapa shayank???”tanya Mom “Jake Momm..akuu sebeell banget sama
diaaaa..”ujarku sambil cemberut “pasti masalah yang samaaa yaaa”ujar Mom “iyaa
Mom,diaa itu kenapa sih Mom gag ada rasa cemburu sama sekali, maraahh ataau
ngajakin cowokk yang ngedeketin aku berantem kek..bukannya malah mengiyakan
semua kemauanku dengan alasan kebahagiaanku adalah segalanya buat dia…aku khan
sebeeelll Mommmmm…”aku menyandarkan kepalaku di dada Mommyku, mommy meraih
tanganku dan meletakkannya dipipinya. Terkadang mommy lebih suka mendengarkan
ceritaku melalui keahlianku men – transfer Vision ( atau segala sesuatu yang
terjadi setiap hari dari penglihatanku ) “Ness..Mommy ngerti apa yang kamu
rasakan sayank,hanya saja mommy juga bingung mau menjelaskan apalagi..”ujar Mom
berat “yeahh..sudahlah Mom. Sekarang aku hanya mauu Mommy disini temenin aku
tidur sampe besok pagi “kurasakan pelukan ibuku yang paling cantik ini semakin
erat dan hangat walaupun bagi manusia biasakulit Mommy dan daddyku itu lebih
dingin dari Es.
Dan
dari sinilah semua bermula pagi itu seperti biasa aku dianter Jake kekampus,
dan seperti sebuah rutinitas Alex selalu menungguku dia melingkarkan tangannya
kepinggangku aku mencoba menepisnya denagn lembut “emmmh Ness, ada yang harus
kubicarakan denganmu??”tanya Jake sebelum pergi meninggalkanku dengan Alex
“yess Jake”jawabku “heemmmm..gag gag jadii”ujarnya langsung berbalik aku
melihat dimatanya walau hanya sekilas ada sesuatu yang ingin dia bicarakan “ouh
iyaa Jake, nanti siang aku pulang dengan Alex..ada yang harus kami beli”ujarku
lagi dan hanya senyum itu saja yang menjadi jawabannya. Siang itu di Café yang
ada di Phoenix seperti biasa Alex mencoba merayuku, dia seperti diberi angin
dengan sikapku selama ini. Sejujurnya aku tak mau melakukan ini tapi Jake yang
membiarkan ini semua terjadi ketika bibirku akan menyentuh bibir Alex,
“Nessieee??”ujar seseorang ketika aku menoleh “PLAK”sebuah tangan mendarat
dipipiku “Aunt Leahh apa apaan sih??”ujarku emosi “Kamu yang apa apaan disini,
ketika Jake sibuk ngurus semuanya sendiri kamu disini asyik asyikan dengan
pemuda begundal”Ujar Aunt Leah galak “Hei you whats your problem Huh??”Alex
merasa harga dirinya terusik “Sudahh Lexx..Apa maksud Aunt Leah???emangnya Jake
mau kemana??kok dia gag bilang ke aku??”rentetan pertanyaan keluar dari bibirku
“Ahaaaa ternyata kamu emang gag peka yaaa sama diaaa.. Dasarrr Ibu sama anak
sama saja..Jake Jake kasian sekali kamu selalu jatuh cinta pada orang yang
salah..heh”ujar Aunt Leah “Aunt maksudnya apa??apa hubungannya Mommyku dengan
Jake??terus Jake mau kemana Aunt??”aku tarik tangan Aunt sebelum dia pergi
“Tanyakan pada dirimu sendiri Gadiss Manjaaaa”ujarnya sambil menghempaskan
tanganku dan berlalu pergi, aku bergegas keluar dan Alex menarik tanganku “heii
heii Ness…Lokk at mee..kamu mau kemana??”tanya Alex “Lepasin Lex, aku mau nyari
Jake aku mau minta penjelasan sama dia”jawabku “aku anter yaa..”ujar Alex “maaf
Lex aku pengen sendiri ..Permisi”aku bergegas pergi dan mencari taksi. Didalam
taksi menuju La push pikiranku berkecamuk ‘Apa yang dilakukan mommy pada
Jake??kenapa aunt Leah bicara seperti itu??sebenarnya ada apaa ini
Tuhaaaannnnn’tak terasa air mataku mengalir diantara kebingunganku “maaf nona,
rumahnya sebelah mana yaa?”tanya bapak berseragam biru ini mengagetkanku “saya
turun disini saja pak”ujarku sambil menyerahkan beberapa lembar dollar . Aku
mencari Jake ditempat yang paling membahagiakannya tapi ternyata dia tak ada
disana, saat aku berpaling aku melihat
daddy Billy dia tersenyum dan menghampiriku “haaiii cantikk..sudah lama kamu gag
pernah kesini bersama Charlie..apa kabar dia dan Sue??”Ujar Billy sambil
tersenyum memudarkan gurat tua diwajahnya “mereka baik baik saja Bill..ouh iya
Jake ada??”tanyaku “dia ada dikamarnya sedang bersama paul dan Rachel.Langsung
kedalam aja ya..”ketika aku akan beranjak pergi ‘Nessie…”panggil Billy
“Yaaa..”jawabku “Please don’t hurt him..dia selama ini terlalu mencintaimu
dengan segenap hatinya dia tak pernah bermaksud meninggalkanmu, dia hanya ingin
kamu bahagia walau bukan bersamanya”Mata tua Billy berkaca kaca “I
promise..”aku pun berlari kea rah kamar Jake ternyata Paul dan Rachel sudah
tidak ada dikamar itu “Haii Ness…Mafkan aku tak memberi tahumu terlebih dahulu
soal ini”ujarnya sambil menunjuk setumpuk pakaian yang ada diatas koper
“kenapaa??kenapaa kamu gag bilang ke aku kamu mau kemana??kenapa semuanya
begitu mendadak Jake??”ujarku sambil bersandar didinding kamarnya”sebegitu
tidak pentingkah aku dihidupmu saat ini Jake??”tanyaku Lirih sambil menahan
luapan airmata “bukann bukaaann seperti itu shayank, hanya saja aku melihatmu
sudah bahagia bersama Alex. Aku melihatmu sudah tidak membutuhkan aku lagi dan
disaat itulah tawaran beasiswa dari universitas Columbia datang”Jawabnya”hahahahha
kamuu Lucuu…Kamu tau gag kenapa aku melakukan itu??tauu gag??mau tau
alasannya??karena aku aku pengin kamu nunjukkin kalo aku ini milik kamu didepan
semua orang.. aku mau kamu cemburu..aku mauuu kamu marah saat ada pria yang
mendekatiku..tapii tapii apaaa??kamu hanya tersenyum tersenyum dan akhirnya
pergi meninggalkanku..aku bersyukur pada Tuhan yang uda ngirim Aunt Leah untuk menamparku dan mengatakan
semuanya padaku..dan satu hal ada apa antara kau dan ibuku??”ujarku setengah
emosi “akuu dan Bella itu hanyalah masa laluu..dan kamuu kamu masa depanku
Ness”dia mencoba meraih dan menggenggam tanganku”sapa yang lagii yang tauu
Jake??Aunt Alice??Omma??Daddy??”tanyaku yang hanya dijawab dengann diam “hahaahaahh…ternyaataaaa
selama iniii aku seperti orang bodoh diantara kaliaaann???jadi hanya aku yang
gag tau ada apa antara kau dan mommyku??okee kalo gitu Fineee..kamu bolehh
pergiii pergi yang jauh dari kehidupankuuu..dan jangan pernah kembali
lagiiii”aku berteriak teriak seperti orang bodoh, dia mencoba memelukku tapi
aku tetap berontak “Lepasinnn Jakeee…biarin aku pergiiii..” 1 menit 2 menit
hingga 10 menit ak masihh menangis menangis terluka dan Jake tetap memelukku
“okkke Jake..sudah saatnya aku pergi, kamu gag mau khan daddyku kesini dan
meremukkan tulangmu??”dan pelukan itu mengendor,dengan seketika aku berlari
berlari di bawah air hujan berlarii tanpa menoleh lagi kebelakang. Aku berhenti
disebuah taman dan menelpon Aunt Rose,darinya aku tau apa yang terjadi antara
mom dan Jake.
3
jam kemudian sesampainya dirumah aku berusaha sebisa mungkin untuk gag ketemu
mommy,yang ada menghindar dari mommy ketemu Daddy “Nessieee..kamu dari mana
ajaaa??kenapaaa basah kuyub giniii??”tanya Daddy “im fine Dad..aku capek mau
masuk kamar dulu yaaa”sebenarnya Daddy pasti tau apa yang ada dipikiranku “ouh
iyaa Dadd..biarkan dia pergi,jangan salahkan dia yaa”ujarku sambil mengecup
pipi Daddy “hemmm sebenarnya gag adil..tapi kalo kamu maunya gitu okee daddy
ikutin maumu..tapii jangan sampai menyesal dengan keputusanmu yaaa..”ucapan
Daddy tadii masihh membekas dibenakku tapi mau gimana lagii ini sudah menjadi
keputusan akhir buat kami,air mata mengalir dipipiku tak henti dalam tidurku
pun airmata dan mimpi buruk ini menghantuiku.
Tokk
tokk tokkk “Ness..mau ikut hunting gag sama Mommy??”Mommy mengetuk pintuku, aku
hanya terdiam tak ingin emosi menguasai pikiranku ‘Nakk buka pintunya..ceritain
sama mommy ada apa shayank??”Mommy berusaha membujukku untuk membukakannya
pintu “pasti ini tentang Jake khaaann??”tanya mommy masih dari luar,begitu
mendengar nama Jake emosiku naik lagi “pergi momm..tinggalin aku
sendirii”teriakku”tapii kenapa shayank??ada apaaa??please tell mee”ujar Mommy
yang masih bertahan dibalik pintu “Okeee kalokamu gag keluar jugaaa..pintunya
mommy dobrakk”kata mommyku setengah berteriak “okee Momm..Fineee…’akhirnya aku
buka pintu dan emosikupun semakin memuncak “kamu kenapa shayank??kamu
sakittt???tell me..”Mommy mencoba meraih tanganku, seketika itu juga
kuhempaskan tangannya “gag perlu mom..mommy gag perlu tau apa yang terjadi sama
aku..its not your Bussiness Mom”ujarku sambil memasukkan beberapa helai baju
dan buku kekoperku “Mommy harus tau apa yang terjadi sama kamuu..Aku ini ibumu,
ibu yang melahirkanmu..aku berhak tau apa yang terjadiMommyku mulai histeris
dan mengeluarkan semua bajuku yang ada dikoper “Hentikan Mom..aku uda
besarr..dan aku berhak untuk menentukan kemanapun aku mauu pergi..”emosiku
mulai lagi “tapii kenapa Ness, kenapaa??Ada apa sebenarnyaaa??please tell
me..”airmuka itu berubah menjadi sangat sedih “please Mom..suasana hatiku lagi
gag enak..aku gag mauu marah sama mommy..Jangan cari aku Mom, aku aman bersama
aunt Rose..”aku mencium kedua pipinya sambil berlalu pergi dan membawa koperku
“Nessss…”mommy masih mencoba menahanku Oma Esme memeluknya”sudahh bell
sudaahh..mungkin Nessie butuh waktu sendiri”ujarnya. Aku mengendarai mobilku
dengan kecepatan penuh menuju rumah aunt Rosalie, was was juga kalo ketemu
grandpa Charlie .
Rumah
bergaya eropa klasik ini terlihat kokoh diantara pohon oaks tua aku menggeret
koperku menaiki tangga tangga elegan terbuat dari marmer hitam. Pintu terbuka
“masuk Ness, aunt diruang Tivi”ujar aunt Rose
“Auntttt Roseeeee……”aku berlari dan menangis dipelukan aunt Rose seperti
anak kecil aunt Rose membelai Rambutku “Bella dan Jake itu sudah lama berakhir
shayank..kamu adalah hidupnya sekarang”ujarnya “aku cumin gag suka kenapa dia
mesti kayak gini Aunt??kenapa dia gag ngomong aja apa yang sebenarnya
terjadi??kenapa Aunt kenapaaa”tangisku semakin keras syukurnya Om Emmett gag
ada dirumah. Aku masuk kamar yang memang khusus untukku setiap kali aku
menginap, aunt Rosalie menyayangiku sama seperti mommy menyayangiku jadii kalo
ada apa apa aku pasti kerumahnya entah sekedar curhat atau menginap.”Ness..
boleh buka pintunya sebentarr”suara seorang Pria terdengan=r dibalik pintu
kamarku “ness”pria itu mengetuk lagi pintu kamarku inii,’gag mungkin itu
jake,gimana dia bisa tau aku ada disini’aku memilih bertahan dibalik selimut
tanpa membukakannya pintu “baiklah kalo kamu gag mau buka pintu..aku mau pamit
sekaligus minta maaf untuk semua salahku sama kamu..aku terlalu mencintai kamu,
aku terlalu rapuh ngeliat kamu seperti ini karena aku..aku akan selamanya ada
disamping kamu dan selalu memastikan kamu bahagia..kapanpun kamu butuh aku kamu
bisa telepon aku. Sejujurnya aku tau aku gag bisa jauh sedetikpun dari kamu,
tapi aku lebih gag bisa liat kamu terluka seperti ini karena aku..aku harap
kamu bahagia yaa sama Alex..cinta ku untukmu akan ada selamanya..aku pamit jaga
dirimu baik baik”ujarnya tangisku memecah keheningan ketika mendengar langkah
kaki itu menjauh dan hilang, hatiku sakit.
Setahun
kemudian pesta kelulusanku sekaligus menjadi pesta perpisahanku dengan Forks,
karena Aunt Zafrina meminta bantuan padaku untuk mengurus lembaga kemanusiaan
yang sedang dia bangun,berhubung dia masih meminum darah manusia jadi akulah
yang bertugas untuk menjadi ketua yayasan.”kamu yakin shayank mau ke
Afrika??”tanya Daddy padaku malam itu”yes Dad..Sure aku yakin banget sama
keputusanku”ujarku sambil menonton Film kesanganku “Twilight Saga” “bukan gara
gara kamu marah sama mommy khan??”tanya Mommy “Momm please aku uda maafin
Mommy..khan aku yang salaahhh terlalu terbawa cemburuu”kukecup pipi mommyku
yang ada disebelahku “kalo mommy kangen kamu gimana??”tanyanya lagi “khan bisa
skype-an mom,mommy juga sepertinya butuh kesana deh sesekali”jawabku tanpa
melepaskan pelukanku ketubuh seksi mommyku ini “yaaah tar oma gag ada yang
nemenin berkebun dong??Model cantiknya omma juga gag ada dong”kata Oma sambil
jari jemarinya mnjepretkan kamera kesegala penjuru ruangan “iihh Omaaa..khan
ada Aunt Alice, Aunt Rose sama Mommy aku..pasti mereka mauu kok”daddy mencium
kepalaku “Nooo Nooo BIG NOO..mereka bertiga ituu yaaa bisanya metikkin bunganya
oma..alasannya biar ada yang seger seger diruangann..”ujar Omma sambil
menghentikan Jepretannya “Yaelah mom,khan cuman sekali metiknya jugaa”sahut
Aunt Alice yang mojok berdua sama om Jaz “iyaa sekali tapi tiap hari metiknya
sama ajaa”ujar Oma. Aku tersenyum melihat tingkah polah keluargaku. Suasana
rumah ini akan membuatku kangen setengah mati aku juga kangen lelaki
serigalaku, sedang apa yaa dia disana??akuu kangen banget sama dia.
Keesokannya di bandara, kepergianku
diantarkan senyuman bangga dari keluargaku dan Kim sahabatku, lega rasanya
mereka bisa ikhlas melepaskanku. Perjalanan menuju tempat yang di beritahukan
aunt Zafrina lumayan jauh dari bandara, walaupun begitu aku sangat bersemangat
untuk berkerja saat ini juga tapi “Nessie nessie kamu itu kayak mommymu banget
yaaa..inget waktu kita ketemu Om Aro..mommymu berlatih perisainya dari pagi
sampe pagii lagii.. Sekarang kamu mau langsung kerja..hahhaha kita berburu dulu
aja yukkk, lumayan ada beberapa singa liar yang menyegarkan disekitar sini”ujar
aunt Zaf, yang langsung kuacungi 2 jempol.
Mengurus
segala keperluan yayasan membuat hari hariku menyenangkan, bagaimana tidak
setiap hari aku bertemu anak anak kecil dengan rambut keriting dan kulit hitam
legam kekantorku ini. Tak lupa setiap jam dan ada kesempatan aku selalu
menghubungi Mommy, Oma, Aunt Rose dan keluargaku yang lain tak jarang mereka
yang meneleponku lebih dulu. Dan pagi ini Kim memberiku kejutan “Nessiiiiiiiiiiieeee..aku
kangeeennnn banget sama kamuuu??kamu kapan baliknya sih??”belum sempat aku
berkata Hallo kim sudah berteriak kegirangan “hahahhah heii Kim, keep calm.. I
miss you too much dear..ahhahhaha aku betah disinii jadi males pulang niee”jawabku
sama girangnya “pokoknya gag mau tau Natal ini kamu harus pulang..soalnya aku
mau kamu jadi bridemaids akuuuu”ujarnya.”aaaaaa seriusann Kim???kapan Jared
ngelamar kamuu??kok kamu gag cerita cerita sih??”aku terbayang wajah Kim yang
pastii sumringahh kemana manaa”hahahaha tar aku ceritain, tapi kata Alice kamu
bakalan pulang 3 hari lagi..Can’t Waitt”ucapannya mengagetkanku”maksudnya Kim??”tanyaku
bingung “Ooopss sepertinya aku terlalu banyak bicara..pokoknya kamu harus
cepett pulang yaaa..jaga diri baik baik disana kiss jauhhhhh buat kamuu..i miss
you” “klik” ‘aaargggghhh ini anak selalu deehhh bikin gemes, belum ngomong uda
dimatiin duluan..tapi aku penasaran apa sih maksudny aku bakalan pulang
sebentar lagi…’belum selesai melamun aku dikagetkan oleh nada dering HPku
sendiri, aku liat dilayarnya Aunt Zaf “Yaa Aunt..”ujarku membuka percakapan
“hari ini kamu setengah hari aja yaa disana, Aunty sudah nelepon Nathalie, dia
akan menggantikanmu untuk beberapa bulan ini”ujarnya “Maksudnya Aunty??”tanyaku
“sudah gag usah banyar bertanya, jam 12 nanti Aunty Senna akan
menjemputmu”jawab Aunty Zaf “baiklah Aunt..aku beres beres duluu”kebingungan
melanda pagiku yang cerah “sampai ketemu dirumah shayank” “yes Aunt..”sumpah
ini ada apa yaa, kok pagiku penuh dengan kejutan bikin aku bingung dan entah
kenapa jantung berdetak lebih cepat dari biasanya ‘ada apa ini??apa yang akan
terjadi’. Jam 12 lebih setengah jam,aku menunggu Aunty Senna yang akan
menjemputku tapi tak seperti biasanya auntyku yang satu ini telat sambil menunggu
Aunt aku mendengarkan music di HPku“kembalilaahh
cintaaaaa..kembaliii padaakuuuu..kan kujaga cinta, selamanyaaa cintaaa..cintaku
untuk kamu,takkan pernah matiiii,hanyalah untukmuu,cintaku padamu ooohh”
Lagu ciptaanku yang berjudul “Kembali” lagu ini tercipata untuknya lelakiku
yang ada disana beep beep sms masuk, kubuka ternyata Aunt Senna tak bisa
menjemputku dia mengirim patner Aunt Zaf diyayasan kami. Natalie masuk ke
ruanganku”Ness,jemputanmu dateng tuh..” “ahh yaaa..oiya orangnya seperti
apa??”tanyku padanya”orangnya gondrong,rambutnya agak beruban, brewokan dan
berjenggot..tapi kalo body masih oke banget kok Ness..10 jempol laahhh..
hihiihihi”Natalie mengacungkan 2 jempolnya “haiahhhhh kamuu ini, emang aku mau
ngapain sama diaaa”ujarku sambil geleng geleng kepala. Kulihat Aston Martin V12
Vanquish yang persis seperti daddyku terparkir dihalaman. Kulihat Pria tua
dibalik kemudi mobil itu selalu menatap kedepan tanpa menoleh kepadaku, aku
mematung didepan didepan mobil “klek” pintu terbuka. Pak tua ini hanya diam tak
banyak bicara, aku pun mengalihkan perhatianku ke jalanan yang penuh dengan
anak anak kecil bermain bola tenang rasanya melihat senyum mereka. Sesampainya
dirumah “terima kasih pak, anda mau masuk kerumah pak”ujarku menawarinya untuk
mampir “No thanks..”suaranya berat membuatku lumayan kaget “ouhhh baiklah pak, terima
kasih sekali lagi” ucapku terakhir kali sebelum menutup pintu mobilnya “yaa”dia
pun berlalu ‘Pak tua yang Aneh’ aku melangkah memasuki rumah Aunty Zaf
“Nes..nanti malem kamu temenin Mr Black dinner diluar yaaa..soalnya khan kamu
tau sendiri Aunty gag bisa berpura pura jadi manusia seperti Daddy dan
Mommymu”ujar Aunty Zaf lagi lagi membuatku kaget “siapa Tante??Mr.
Black??”tanyaku lagi “yaa Mr Black yang dari Michigan yang barusan nganter
kamu…dia mau ngomongin soal masa depan yayasan, jadi please bantu aunty
yaa..”ujar aunty sambil mengatupkan tangannya supaya aku mau menerima tawaran Mr
Black yang super dingin itu “tapiii Aunty…”belum selesai aku bicara “Ini Aunty
kasi kamu gaun..ini pasti cocok buat kamu”Aunty Zaf menyerahkan kotak merah
besar berpita emas ketika kubuka, gaun berwarna Biru sepertinya punya mommy
waktu Prom Night sekolah duluu “Cantik Aunt..yaa uda dehh..aku mau istirahat
dulu…terlalu banyak keanehan hari ini Aunt..”aku memberinya kecupan dipipi dan
pelukan sebelah tangan setelah itu aku melesat kekamar.aku memikirkan semuanya
hingga aku tertidur, dan didalam mimpiku kali ini Mr Black yang dingin dan tua
itu mengajakku berdansa tapi anehnya kayak Cinderella tepat jam 12 malam beliau
pergi dan meninggalkaan wignya..ternyata kakek tua itu pangeran ganteng
walaupun hanya terlihat dari belakang saja aku memanggilnya, ketika ia akan
menoleh “Nessss..nesss..bangun ini sudah jam setegah 7 malam, Mr Black sebentar
lagiii menjemputmu.”Aunty senna membuatku terbangun “eehh iya iya tante..maaf
aku ketiduran” “gag papa Ness,yang penting sekarang kamu bangun, gag usah mandi
deh,cuci muka aja dandan sama pake parfum yang banyak yaa..takutnya Mr Black
kelamaan nunggu..”aku pun menuruti saran aunty Senna, ngapain mandi kalo cuma
mau ketemu Kakek kakek tua itu.
Satu jam
kemudian kami sudah berada di satu satu ya restoran termewah dan punya View
yang paling romantis di Afrika “ehemm..kamu Mau memesan apa Ms. Cullen??”tanya
Mr. Black “sayaa..eemmmm “belum sempat menentukan “saya pesa tenderloin
Steaknya 2 sama avocado volcano 2 yaa”Mr Black sudah memesan duluan. ketika
Sang Penyanyi wanita itu (Oh iya disini ada Life Musiknya) memanggil Mr. Black
untuk naik keatas panggung beliau pun memenuhi permintaan sang artis.
Saat
masuk kesebuah intro lagu sepertinya aku mengenal nadanya dan liriknya tapi
dimana yaaa?? Aku mematung untuk beberapa saat masuk ke reff”‘kuyakin engkau terlahir untukku..karena
cinta kita menyatukan..segalanya diantara perbedaan..maukah kau menikahikuu
hari ini esok dan selamanya??”aku mematung seperti ada aliran listrik
bertegangan tinggi yang menyentuhku, membangkitkan alam sadarku airmata
kerinduan ini tiba tiba mengalir tanpa henti, seperti aku yang tak pernah
berhenti untuk selalu mencintainya.. aahhh kenapa aku tak sadar dari tadi,
bahwa dia lelakiku, dia pelindungku..apa inii??kenapa dia tiba tiba ada disini.
Aku bergegas untuk bangkit dari tempat dudukku tapi hatiku mengatakan tidak dan
disinilah aku sekarang berdiri ditengah tengah pengunjung Restoran ini “Dan ini
lagu saya untuk orang yang amat sangat saya cintai dengan sepenuh hati selama 8
tahun ini. Hanya karena ego, saya membuat Luka dihatinya, membuat dia menangis
menbuat dia menderita..Dan disinilah saya sekarang ingin memeluknya
kembali..merengkuhnya di pelukan saya.membuatnya kuat menghadapi semua ini.
Karena yang saya tau dia tercipta dan terlahir untuk saya selamanya..Renesmee
Carlie Cullen..”dia berjalan mendekatiku, membalikkan tubuhku sehingga
berhadapan dengannya . Entah sudah ter setting sebelumnya atau belum alunan
piano begitu mengalir indah, dan aku juga sepertinya tau yang memainkannya,
tiba tiba lampu mati hanya lampu yang menyoroti kami berdua yang menyala
“Neess..”Jake meraih tanganku “Maafkan aku yang telah meninggalkanmu
sendiri..sejujurnya aku tersiksa jauh darimu..dihari keberangkatanmu waktu itu
aku sudah berada di pesawat menuju Forks tapi sepertinya tuhan berkendak
lain..aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi, menyakitimu lagi..aku
berjanji akan mencubit pipi semua lelaki yang berani menggodamu..”aku tersenyum
sambil menangis “dan maukah kau menerimaku kembali, bukan sebagai tunangan tapi
sebagai Suamimu yang sah”dia mengeluarkan cincin dari saku jasnya, aku seperti
mendengar suara Oma esme dan opa Charlie “jika kamu menjawab yaa gunakan cincin
ini dijarimu jika tidak ambil kotaknya saja dan bunga ini..”Jake melamarku, dan
aku yakin seluruh keluarga Cullen dan Swan ada disini aku dapat merasakan
kehadiran mereka, setengah jam aku terdiam menikmati kegundahannya,
kegelisahannya “Nesss??”tanya Jake “ouhh C’mon.. Aliceeee help meee”didalam
kegelapan Aunty Alice berbisik “sorry Jake sepertinya kau tak beruntung”jawaban
yang sama didapat Jake ketika bertanya kepada daddy yang asyik main piano ditemani
Mommy. Bibirnya digigit dimanyunin di mainin itu tandanya dia sudah amat sangat
gelisah dan akhirnya yang kuambil hanya Kotak dan buket bunga yang dia bawa
“maaf Jake..”tak tega rasanya berkata seperti itu kepada si pembawa separuh
hidupku “yess..no problem Ness..i know..im sorry”ujarnya lesu
“Jakee..”panggilku “yaaa”jawabnya masih dengan nada yang sama “sinii..” panggilku agar dia lebih mendekat
“lihat keatas”ujarku. kemudian aku berbisik “tentu saja Jake, aku mau menikah
denganmu..tapi aku gag mau masang cincinnya sendiri tar apa kata orang…”aku
mengecup pipinya kulihat kebahagiann terpancar di wajahnya seketika dia
memelukku mengangkat tubuhku dan menciumiku diseluruh wajahku, tepuk tangan dan
tawa bahagia bergemuruh diseantero ruangan..kami berputar dan menari hingga
pagi menjelang…
-END-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar